Wednesday, January 6, 2016

Hidayat Nur Wahid: Pentingnya Mensyukuri Perubahan Waktu

Hidayat Nur Wahid
JAKARTA - Pergantian waktu yang terus terjadi setiap saat harus senantiasa diikuti dengan rasa syukur. Apalagi dalam setiap  perubahan waktu itu, Allah masih terus memberikan rahmat Nya bagi bangsa Indonesia. Meski sesungguhnya Indonesia menjadi negara dengan berbagai kondisi darurat. Mulai dari darurat asap hingga darurat narkoba.

Saat musim kemarau silam,  banyak tempat di Indonesia yang mengalami kebakaran. Namun kini, kebakaran hutan dan lahan itu berangsur sirna, seiring turunnya hujan. Namun pada saat yang sama, Indonesia masih harus menghadapi darurat narkoba. Setiap hari ada sekitar 300 orang mati sia-sia karena penyalahgunaan obat terlarang. Kondisi ini harus terus diwaspadai, karena disalah satu kawasan Asean diketahui menjadi daerah segitiga emas narkoba. Jangan sampai obat terlarang dari daerah  tersebut dapat dengan leluasa memasuki wilayah Indonesia.

Monday, January 4, 2016

Pimpinan MPR RI Ingatkan Mahasiswa Untuk Menjaga Reformasi

Hidayat menerima pengurus KAMMI
JAKARTA - Reformasi bergulir sudah lumayan lama.  Semua tuntutan reformasi yang di komandani para mahasiswa Indonesia sudah terpenuhi bahkan melebihi tuntutan mahasiswa salah satunya adalah perubahan UUD 1945.  Seharusnya pasca reformasi bergulir, mahasiswa dan generasi muda pada umumnya menjaga agar reformasi tidak masuk angin.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW), saat melakukan audiansi dengan tiga perwakilan Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) yang dipimpin Ketua Umum KAMMI Kartika Nurahman, di Ruang Kerja Wakil Ketua MPR RI, Gedung Nusantara III, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Senin (28/12).

HNW: Pemerintah Harus Mengambil Manfaat Besar Dari Berlakunya MEA

Hidayat Nur Wahid
JAKARTA - Persaingan di bursa tenaga kerja dan pasar perekonomian akan semakin mingkat menjelang pemberlakukan pasar bebas Asean pada akhir 2015 nanti.  MEA adalah sebuah kondisi perekonomian pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara yang akan berlaku akhir 2015 mendatang.

Rencana pemberlakuan MEA ini sudah disepakati para pemimpin Asean lebih dari satu dekade lalu.  Sejak disetujunya rencana MEA diterapkan, persiapan yang dilakukan negara-negara Asean berbeda-beda.  Ada yang biasa-biasa saja, tapi ada yang sangat serius mempersiapkannya seperti negara Thailand.  Negara ini sejak lima tahun lalu serius mempersiaapkan warganya menghadapi MEA antara lain, dengan semakin meningkatnya kursus-kursus dan pendidikan bahasa asing termasuk bahasa Indonesia.

Friday, December 11, 2015

HNW: Relasi Sangat Kuat Antara Beragama, Berbangsa Dan Bernegara

Hidayat Nur Wahid (kedua dari kanan)
JAKARTA - Kehidupan beragama dan berke-Tuhanan Indonesia sangat berkorelasi dan memiliki relasi yangsangat kuat dengan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia.  Kehidupan beragama juga sangat kuat dan memiliki relasi kuat dengan pelaksanaan hukum dasar di Indonesia seperti UUD NRI 1945.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid dalam gelar acara ‘Halaqoh Nasional: Kontribusi Hukum Islam Dalam Pembangunan Hukum Nasional’ kerjasama MPR RI dengan Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Majelis Ulama Indonesia, di Gedung Nusantara V, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis ( 10/12 ).

Tuesday, December 8, 2015

Hidayat Nur Wahid: MEA Berlaku, Narkoba Semakin Mengancam

Hidayat Nur Wahid dalam simposium di Undip Semarang
SEMARANG - Pada awal 2016, Masyarakat Ekonomi ASEAN mulai berlaku. Indonesia semakin terbuka dan dengan jumlah penduduk terbesar menjadi pasar negara-negara lainnya. Tidak terkecuali menjadi sasaran peredaran narkoba.

Demikian dikatakan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dalam simposium bersama tokoh nasional yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro (Undip) dalam rangka Diponegoro School of Nation 2015 di Gedung Prof Sudarto Undip, Semarang, Selasa 8 Desember 2015.