Monday, January 28, 2019

HNW: Mencetak Santri Mandiri dan Mampu Berkontribusi Pada Bangsa

HNW: Ponpes harus mencetak santri mandiri
LEBAK BANTEN - Saat menjadi pembicara utama dalam seminar pesantren nasional yang digelar Yayasan Pendidikan Islam Qudwatul Ummah, Kalanganyar, Lebak, Banten, 28 Januari 2019, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan seminar dengan tema "Peran Pesantren Dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Mencetak Generasi Mandiri" merupakan acara yang menarik. Dikatakan menarik sebab kegiatan ini diselenggarakan di Banten yang merupakan wilayah yang memiliki nuansa keteladanan santri.

HNW menyebut Banten sebagai daerah yang perlu diteladani dalam soal kesantrian sebab dari wilayah ini muncul dua sosok besar ulama yang selalu dikenang. "Dua ulama itu adalah Syeh Nawawi Al Bantani dan Yusuf Makasari", tuturnya.

Saturday, January 26, 2019

Antusias Warga Hadiri Sosdapil Tamsil Linrung Di kabupaten Gowa

Tamsil Linrung (berpeci)
MAKASSAR - Anggota DPR RI daerah pemilihan Sulsel Satu Tamsil Linrung Gelar Sosialisasi daerah pemilihan tahap satu tahun 2019 ,Selasa 15/01/18.

Antusiasme masyarakat hadir mengikuti rangkaian Kegiatan ini yang bertujuan untuk penguatan implementasi empat pilar kebangsaan,” kata Tamsil Linrung.

Politisi PKS ini mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk terus mengimplementasikan empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Empat pilar kebangsaan yang menjadi landasan dalam membangun bangsa Indonesia  adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia  1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Sosialisasi empat pilar kebangsaan  ini kata Tamsil bisa memberikan pemahaman kepada warga agar terus mencintai NKRI di atas kecintaan kepada kelompok  dan suku.

Sumber: bicaramakassar.com   

Friday, January 25, 2019

IICO Kuwait Siap Bekerjasama dengan ACT, Rumah Zakat dan PKPU

HNW terima delegasi IICO
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menerima Badr Suud Fahd Al Sumaith, perwakilan dari IICO (International Islamic Charity Organization) yang berkedudukan di Kuwait, di Ruang Rapat Pimpinan MPR RI, Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (24/1/2019). Dalam kesempatan itu Hidayat juga mempertemukan Badr Al Sumaith dengan perwakilan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), Rumah Zakat, dan PKPU Human Initiative.

Hidayat mengungkapkan bahwa perwakilan IICO saat ini sedang berada di Indonesia untuk melihat kegiatan kerjasama dengan dengan IICO. Lembaga IICO sudah lama bekerjasama dan membantu kegiatan sosial di Indonesia. “Lembaga IICO ini merupakan lembaga amal yang besar di Kuwait dan terdaftar di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam urusan kemanusiaan,” katanya.

Hidayat Nur Wahid: Santri itu Penjaga NKRI

HNW menerima kunjungan pengurus Ponpes Baitussalam
JAKARTA - Dihadapan delegasi Pondok Pesantren Modern Baitussalam Prambanan, Jawa Tengah, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengatakan, para santri memiliki jasa yang sangat besar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mereka turut berjuang dan terlibat langsung berdirinya NKRI. Beberapa nama seperti Panglima Besar Soedirman, dan Agus Salim merupakan contoh santri yang berjuang menuntut berdirinya NKRI.

Karena itu, para santri dan dunia pesantren pada umumnya, dituntut mengulang sejarah, ikut berdarma bakti pada bangsa dan negara. Banyak bidang menurut Hidayat yang bisa digunakan oleh para santri untuk berperan dalam pembangunan. Salah satunya adalah dunia pendidikan.

Wednesday, January 23, 2019

Mustafa Kamal: Dengarkan Aspirasi Masyarakat, PKS Usulkan RUU Perlindungan Ulama

Mustafa Kamal: Perjuangkan RUU Perlindungan Ulama
JAKARTA - Rancangan Undang-undang Perlindungan Ulama, Tokoh Agama dan Simbol-simbol Agama merupakan wujud konkret PKS dalam mendengarkan aspirasi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Sekjen DPP PKS, Mustafa Kamal di Jakarta, Senin (21/01/2019) lalu.

"RUU ini adalah hasil dari kunjungan kita ke tokoh-tokoh agama, para Ulama, para Habaib, ke Masjid-masjid, ke Pesantren, ke ormas-ormas. Secara langsung dan tidak langsung kami mendapatkan informasi yang kita serap sebagai aspirasi," kata Mustafa.