Monday, August 7, 2017

Perppu Ormas Berpotensi Giring Pancasila Jadi Alat Politik

Perppu Ormas Berpotensi Giring Pancasila Jadi Alat Politik
JAKARTA - Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Organisasi Masyarakat (Ormas) berpotensi menjadikan Pancasila sebagai alat politik dan kekuasaan. DPR harus mengkritisi Perppu tersebut secara objektif sebelum disahkan.

Hal itu dikatakan anggota Fraksi PKS MPR RI Ahmad Zainuddin dalam Sosialisasi Empat Pilar di Jalan Balai Pustaka Timur, Rawamangun, Jakarta Timur, pekan lalu.

Sosialisasi Empat Pilar merupakan program MPR untuk memberikan pemahaman tentang Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika kepada masyarakat.

Sunday, August 6, 2017

Sosialisasi Empat Pilar Lewat Pagelaran Wayang Orang

Wayang sebagai medium sosialisasi 4 pilar MPR RI
KLATEN - Langkah strategis telah dilakukan MPR RI adalah dengan mensosialisasikan nilai-nilai luhur Pancasila kepada seluruh masyarakat dengan berbagai metode yang tepat sesuai dengan sasaran dengan telah ditentukan, seperti pagelaran seni budaya asli bangsa Indonesia.

Karena Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) merupakan kegiatan MPR untuk melaksanakan perintah UU yaitu UU No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD yang menugaskan Pimpinan MPR untuk menyosialisasikan Pancasila, UUD NRI tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Saturday, August 5, 2017

Perlu Peran Pemerintah Dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

Hidayat: Perlu peran pemerintah dalam sosialisasi 4 pilar
MAGELANG - Wakil Ketua MPR Dr. H.M. Hidayat Nur Wahid, MA. menyampaikan bahwa sosialisasi Empat Pilar MPR RI dilaksanakan untuk melaksanakan perintah UU yaitu UU No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD menugaskan Pimpinan MPR untuk menyosialisasikan Pancasila, UUD NRI tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Dengan salah satu tujuannya adalah  untuk merespon aspirasi dari masyarakat.

Hidayat Nur Wahid mengatakan MPR tidak mungkin sendiri dalam melakukan sosialisasi sebab jumlah anggota MPR terbatas. Selain itu disibukan oleh aktivitasnya di DPR dan DPD sebab anggota MPR adalah anggota DPR dan DPD. Di kedua lembaga itu, menurut Hidayat Nur Wahid sangat luar biasa kesibukannya padahal yang perlu disosialisasikan adalah hal-hal yang mendasar.

Friday, August 4, 2017

Hidayat Nur Wahid: Fitrahnya Umat Islam Menjaga NKRI

Hidayat: Fitrahnya Umat Islam Menjaga NKRI
SURABAYA - Ketua Ikatan Da'i Indonesia Kota Surabaya, Ustad Fathurahman menyatakan, jangan pernah meragukan kecintaan umat Islam terhadap Negara Kesatuan Indonesia (NKRI). Dalam sambutannya selaku ketua penyelenggara sosialisasi Empat Pilar MPR di Gedung Wanita Chandra Kencana, Jl. Kalibokor, Kota Surabaya, Kamis malam (3/8/2017), Fathurahman menegaskan, umat Islam punya komitmen menjaga Empat Pilar.

"Cinta tanah air adalah fitrah kita dan kita berijtihad untuk menciptakan negara Indonesia yang baldatun toyyibatun wa rabbun gafur," katanya di hadapan 400 peserta sosialisasi Empat Pilar yang terdiri dari para da'i dan jamaah pengajian dari berbagai kecamatan di Kota Surabaya.

Hidayat Nur Wahid: Pergunakan Dana Haji Untuk Kemaslahatan Umat Islam

HNW: Gunakan dana haji harus sesuai syariah
SURABAYA - Heboh mengenai wacana penggunaan dana haji untuk diinvestasikan di bidang infrastruktur terus menuai pro dan kontra. Ketika berbicara di depan para da’i dan jamaah pengajian--peserta sosialisasi Empat Pilar MPR -- di Gedung Wanita Chandra Kencana, Kota Surabaya, Kamis malam (3/8/2017), Wakil Ketua MPR Dr. H. Hidayat Nur Wahid yang hadir sebagai narasumber  di acara itu juga mendapat pertanyaan mengenai penggunaan dana haji tersebut.

Dana haji itu, jelas Hidayat Nur Wahid, ada aturannya, yaitu UU No. 34 Tahun 2014. Artinya, dana haji itu harus betul-betul dipergunakan dengan hati-hati, harus memenuhi prinsip syariah, dan digunakan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, meningkatkan pelayanan haji, dan untuk kemaslahatan umat. Jadi, “Kalau dana itu akan diinvestasikan maka investasikan menurut prinsip-prinsip tersebut,” kata Hidayat Nur Wahid menjawab pertanyaan wartawan usai  sosialisasi tersebut.