Wednesday, November 23, 2016

Hidayat: KPK Harus Lebih Serius Terhadap Korupsi Yang Lebih Besar

HNW di Mabes TNI Cilangkap
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, mengapresiasi keberhasilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap skandal korupsi yang melibatkan oknum  Ditjen Pajak Kemenkeu. Tetapi Hidayat juga mendesak agar KPK mengungkap kasus-kasus yang merugikan keuangan negara dalam jumlah yang lebih besar. Salah satunya adalah kasus BLBI yang menguras keuangan negara hingga Rp 140 triliun.

Pernyataan itu disampaikan Hidayat di Mabes TNI  Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (23/11), menjawab pertanyaan wartawan terkait tertangkapnya oknum Ditjen Pajak Kemenkeu oleh KPK.

Tuesday, November 22, 2016

Hidayat Nur Wahid Apresiasi Gerakan Pemuda Peduli Kepemimpinan Nasional

HNW menerima delegasi AYLI
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menerima kunjungan silaturahmi delegasi Al-Azhar Youth Leader Institute (AYLI), di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta (22/11/2016).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum AYLI Muhammad Akbar Satrio mengatakan bahwa selain bersilaturahmi dengan Hidayat Nur Wahid yang merupakan salah seorang tokoh nasional Islam di Indonesia, Akbar mengungkapkan tentang beberapa program yang sedang akan dilaksanakan AYLI ke depan.

Monday, November 21, 2016

Hidayat: Intinya Adalah Penegakan Hukum

HNW sosialisasi 4 pilar bersama KAMMI
BANDA ACEH - Dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terus menggelinding, dan menjadi bahan perbincangan diberbagai daerah. Pemandangan seperti itu setidaknya tampak, pada pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, yang berlangsung di Banda Aceh, Minggu (20/11) malam.

Sosialisasi yang dilaksanakan atas  kerjasama MPR RI dengan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh itu menghadirkan dua orang narasumber. Masing-masing Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid dan Anggota FPKS MPR, Nasir Djamil.

Sunday, November 20, 2016

Hidayat Nur Wahid: Putra Aceh Terlibat Aktif Dalam Kelahiran NKRI

HNW sosialisasi 4 pilar di Sabang, NAD
SABANG - Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dari dulu hingga kini merupakan buah kontribusi dan pengorbanan  dari berbagai kelompok masyarakat. Tak terkecuali masyarakat di Provinsi Aceh. Dulu, ketika Indonesia membahas soal dasar dan Ideologi negara misalnya, ada tokoh dan ulama Aceh yang berkontribusi dalam pembahasan tersebut, dia adalah Mr. Teuku Muhammad Hasan.

Teuku Muhammad Hasan adalah ulama Aceh yang menjadi perwakilan Indonesia barat, yang ikut terlibat dalam menggodok dasar dan Ideologi Pancasila. Muhammad Hasan merupakan salah satu tokoh yang menyetujui dihapusnya tujuh kata dalam piagam Jakarta, sehingga menjadi Pancasila, seperti yang dikenal saat ini. Penghapusan  itu dilakukan untuk merespon masyarakat Indonesia Timur, yang rata-rata non muslim.

Friday, November 18, 2016

HNW: Indonesia Dan Turki Sudah Bersahabat Sejak Lama

HNW: Indonesia sahabat lama Turki
JAKARTA - Antara Turki dan Indonesia memiliki sejarah yang sangat panjang. Kedua negara sudah saling berhubungan semenjak keduanya masih berbentuk kerajaan. Bahkan Turki di bawah Kekhalifahan Usmani turut berkontribusi terhadap berdirinya kerajaan Islam di Demak. Karena saat itu Turki Usmani merupakan salah satu yang memberikan pengakuan berdirinya kerajaan  Islam Demak.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, pada Jumat (18/11)  saat menjadi pembicara kunci pada International Seminar, Indonesia and Turkey: Science, Secularism, and Contemporary Politics. Acara tersebut berlangsung di Gedung Widya Graha Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta Selatan.